Selesaikan Konflik Papua, Jokowi Jangan Hanya Bangun Infrastruktur
Indonesia's President-elect Joko Widodo looks on after a ceremony inaugurating a new parliament in Jakarta, October 1, 2014. Indonesia inaugurated a new, opposition-dominated parliament on Wednesday, one that is expected to obstruct incoming president Joko Widodo's ambitious reforms for Southeast Asia's biggest economy. REUTERS/Beawiharta (INDONESIA - Tags: POLITICS)

Selesaikan Konflik Papua, Jokowi Jangan Hanya Bangun Infrastruktur

JAKARTA – Wakil Ketua SETARA Institute, Bonar Tigor Naipospos, mengatakan bahwa konflik di Papua tak hanya dapat diselesaikan dengan cara menggenjot pembangunan infrastruktur sebagaimana dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

“Kegagalan Jokowi adalah karena berpikir masalah Papua sederhana dengan cara pembangunan,” kata Tigor dalam acara diskusi di Kantor SETARA Institute, Jakarta Selatan, Kamis (13/10/2016).

Menurut Tigor, masalah di Papua tak hanya sebatas persoalan kemiskinan, melainkan juga faktor-faktor lainnya, seperti sejarah, adanya pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang belum terselesaikan dan harga diri yang dirasakan oleh rakyat Bumi Cendrawasih itu selama ini.

“Persoalan Papua ini kompleks, bukan hanya soal kemiskinan, tapi jua harga diri. Kalau mereka tidak dilakukan secara setara tentu mereka akan kecewa,” ungkap dia.

Tigor melanjutkan, seharusnya Jokowi dapat mengambil pelajaran terhadap penyelesaian konflik tiga daerah yakni Timor Timur, Aceh, dan Maluku di era reformasi. Tiga wilayah itu akhirnya sudah mendapatkan perdamaian.

“Untuk menyelesaikan konflik Papua adalah merebut hati teman-teman Papua, sangat penting karena akan membangun kepercayaan,” tandas dia.

Sumber : News.okezone.com

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*